content top

Jumat, 15 Juli 2011

EKSKLUSIF: Clarence Seedorf (Masih) Ingin Bermain Di Inggris

Clarence Seedorf mengungkapkan keinginan untuk bermain di Inggris suatu hari kelak. Namun gelandang AC Milan itu juga menuturkan baru-baru ini sudah menolak kesempatan untuk mewujudkan mimpinya itu.

Keputusan untuk bertahan di AC Milan dan menandatangani kontrak satu musim bersama jawara Serie A Italia itu menjadi penentu keputusan Seedorf untuk tidak bergabung dengan klub Inggris musim ini.

Namun begitu, diakuinya ada keinginan untuk bisa bermain di Inggris suatu hari kelak.

"Saya merasa ada beberapa klub yang tertarik dengan saya karena situasi saya pada waktu itu," kata Seedorf kepada GOAL.com, Jumat (15/7).

"Saya berada di akhir dari kontrak saya, jadi saya banyak memiliki proposal, termasuk di antaranya dari klub Inggris."

"Sudah menjadi impian dalam karir panjang saya untuk bermain di Liga Primer Inggris. Tapi hal itu tak pernah terwujud. Mengapa bisa demikian? Saya tak tahu."

"Saya menikmati sepakbola Inggris, seluruh atmosfer dan penontonnya. Akan menjadi hal yang fantastis bisa mewujudkan mimpi Anda," terang Seedorf.

"Inggris, Spanyol dan Italia adalah mereka sendiri. Atmosfer di Inggris adalah contoh bagi semua orang untuk saat ini."

"Saya sudah mengatakan sebelumnya bahwa tak semua orang bisa memiliki semua yang diinginkannya. Kadang Anda harus menikmati segalanya dari jauh ketimbang mewujudkannya," tandas Seedorf.

"Ketika Anda memiliki hati, rasa itu tidak akan pernah mati. Aspek mental dan fisik bisa menjadikannya sebagai juara."


Juga ditambahkan Seedorf, mengambil keputusan untuk pensiun tidak ada sama sekali dalam pertimbangannya saat ini, meski usianya sudah tak lagi muda, yaitu 35 tahun. Mantan pemain Real Madrid dan Ajax Amsterdam itu merasa dirinya masih memiliki kemampuan bermain di level tinggi.

"Sampai pada akhirnya Anda melihat saya berhenti bermain, saya akan terus menjalani karir saya. Saya tak memiliki keraguan sama sekali mengenai hal itu," ujar Seedorf.

"Saya merasa fit, saya benar-benar fit. Saya termotivasi secara mental, saya juga tidak merokok atau minum. Saya memerhatikan diri saya sendiri dan sekarang bisa terbayarkan untuk beberapa tahun ke depan."

"Bagi saya semua mengenai cara termotivasi, mempersiapkan badan dan pikiran Anda, menemukan alasan untuk tetap bangun di pagi hari dan mensyukurinya. Itulah arti dari menjadi seorang olahragawan."

"Ketika Anda memiliki hati, rasa itu tidak akan pernah mati. Aspek mental dan fisik bisa menjadikannya sebagai juara. Seseorang tanpa karakter itu bisa tersingkir dari persaingan menuju tangga juara."

"Jika saya melihat tahun-tahun saya, saya merasa memiliki musim yang bagus, meski pun pelatih tidak memainkan saya secara konsisten sepanjang musim."

"Saya bermain lebih ke dalam untuk peran saya musim lalu, tapi saya juga bermain di belakang striker langsung di tujuh pertandingan antara Oktober dan kami memenangi semuanya," paparnya.

0 komentar:

Poskan Komentar

tulis komentar sesukamu mengenai blog ini

content top